Summary 25 Hari
Ini hari kedua setelah kita memutuskan untuk tidak bertemu dan tanpa kabar sedikit pun sampai hari ulang tahunku. Aku tak tahu persis apa kau benar-benar menyetujui ide konyolku. Kau hanya mengangguk, mungkin setuju atau mungkin terpaksa setuju. Ah entahlah, kadang aku tak mengerti atas sesuatu yang benar-benar kau ingin lakukan atau tidak. Jangan berusaha menyenangkan aku, jangan selalu mengikuti iramaku kalau tidak suka. Aku mungkin tak menyukai penolakan, tapi aku lebih tak suka kau melakukan apa yang tidak kau suka. “Gimana kalau kita nggak ketemu? Sehari, seminggu, atau setahun mungkin?” kataku padamu Entah apa yang ada didalam pikiranku saat itu, yang aku tahu aku menyayangimu. Itu saja. Tapi, aku ingin memberi jeda pada diriku sendiri. Mengistirahatkan hati yang terisi penuh oleh namamu. “Yaudah kalau mau kamu itu. Tanpa komunikasi? Tanpa apapun?” tanyamu lagi “Iyaah...” jawabku perlahan “Sampai kapan?” tanyamu “Sampai hari ulang tahunku, kita ke...