Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2012

Summary Langit dan Dua Anak Manusia

Gambar
Waktu membentuk cerita,  berubah, lalu menghilang Ada kenangan, perasaan, dan mungkin rindu sebagian begitu.. “Jangan takut!”  katamu Aku menghela napas, ah... dan kenapa kau selalu tahu Ada langkah yang menggerakan,  menghantar kaki sampai ke perbatasan “Aku ingin sendiri, sendiri saja, paling tidak untuk senja hari ini saja.” Ucapku datar sekali “Kau egois” katamu lagi Aku mengernyitkan dahi, lalu bertanya, “kenapa begitu?” “Karena kau suka sekali sendiri,  sedang aku ingin bersamamu. Memang tak bisa kau bagi langitmu? Paling tidak berceritalah tentang langit yang kau rindukan itu, tentang langit yang bisa membuat hatimu bergetar.” “Aku jatuh hati pada jingga,  pada biru, pada semburat warna elok itu, mungkin aku sudah jatuh cinta.” “Klise sekali dirimu”  katamu menusuk sekali “Apa jatuh cinta hanya milik manusia saja?” Jawabku kesal “Aku jatuh cinta pada semesta. Manusia berawal dari-Nya, bukankah semesta juga begi...